oleh

Sasar Keramaian,Polres Bersama Pemkab Sidak Warga Tak Bermasker

-Boltim-68 views

BOLTIM, SwaraRakyat.co – Meskipun sempat di guyur hujan Kepolisian Resor (Polres) dan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bolaang Mongondow Timur (Boltim) tidak menyurutkan semangat para abdi negara untuk melakukan Inspeksi Mendadak (Sidak) kepada warga yang sementara beraktifitas di luar rumah yang tidak menggunakan masker.

Operasi masker,Rabu (27/08/20)  dipimpin langsung Kabag Ops Polres Boltim Brammy Tamalihis didampingi Kabag Sabhara AKP Berty Titawael,Kasat Lantas AKP Jaya Simbala serta dibantu KasatPol PP Saipruddin Mokoagow dan jajaran langsung melakukan operasi di Pasar Kotabunan,BNI dan SPBU Tutuyan.Menariknya,sangsi bagi masyarakat yang tidak memakai masker diberikan hadiah masker serta senam sehat dan push up ditempat.

Kapolres Boltim AKBP Irham Halid melalui Kabag Ops Brammy Tamalihis mengatakan sidak bagi masyarakat yang tidak menggunakan masker sesuai Instruksi Presiden Nomor 6 Tahun 2020 tentang peningkatan disiplin dan penegakan hukum protokol kesehatan dalam pencegahan dan pengendalian COVID-19 yang didalamnya mengatur sangsi bagi masyarakat pelanggar protokol kesehatan.

“Sidak masker ini untuk memutus mata rantai penyebaran virus korona atau COVID-19,”terang Brammy.

Walaupun Kabupaten Boltim masuk dalam zona hijau,Kata Brammy,namun pihaknya tidak ingin kecolongan dengan Instruksi Presiden tersebut.

“Tindak lanjutnya kita langsung turun disejumlah titik keramaian seperti di pasar Kotabunan,SPBU dan BNI yang berada di pusat kota Tutuyan.Sosialisasi sekaligus memberikan sangsi berupa senam sehat dan push up bagi mereka yang kedapatan tidak menggunakan masker,”kata mantan Kapolsek Lolayan ini.

Sementara itu KasatPolPP Boltim Saipuddin Mokoagow mengungkapkan operasi patuh masker tersebut untuk menegakan disiplin bagi warga agar tetap mematuhi protokol kesehatan berupa memakai masker apabila keluar rumah.

“Pihaknya tetap mamatuhi aturan yang dikeluarkan pemerintah pusat meski Pemerintah Daerah belum mengeluarkan Peraturan Bupati tentang sangsi bagi pelanggar Instruksi Presiden tersebut,”ungkap Mokoagow.

(Redaksi)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkini