oleh

Pjs Bupati Boltim Ingatkan Serapan Anggaran dan Penanganan COVID-19

-Boltim-28 views

BOLTIM, SwaraRakyat.co – Mengakhiri triwulan keempat Penjabat sementara (Pjs) Bupati Bolaang Mongondow Timur (Boltim) Christiano E. Talumepa, SH. M.Si,mengingatkan kepala Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD),pejabat dan staf di lingkungan kerja Pemkab Boltim untuk melakukan percepatan penyerapan anggaran,program dan kegiatan yang telah direncanakan sesuai Rencana Kerja Anggaran (RKA).”Karena ini sudah masuk pada bulan November saya minta serapan anggaran di percepat.Karena, batas pencairan anggaran pada 15 Desember.Ditakutkan ada penumpukan pekerjaan,”kata Talumepa ketika memimpin apel pagi, Senin (16/11/20).

Selain itu kata Talumepa,hasil penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) formasi tahun 2019 yang telah lulus segera didistribusikan agar mereka dapat segera menyesuaikan.”Saya sampaikan kepada CPNS bahwa anda-anda ini baru calon maka pegang teguh Trimatra Pengabdian yakni Disiplin, Profesionalisme, dan Loyalitas karena jika di dalam penilaian selama dua tahun kemudian ada hal-hal yang tidak sesuai dengan yang di harapkan maka sia sia anda lulus sebagai PNS. Oleh karena itu sekali lagi saya mengingatkan agar kalian langsung menyesuaikan dan bersinergi dengan organisasi unit kerja yang akan di tempatkan, trimatra harus di perhatikan jangan mengikuti senior senior yang malas,”tegas Kadis Kominfo Sulut.

Selanjutnya terkait dengan COVID-19, diirnya sering menyampaikan waktu lalu bahwa COVID-19 akan diketahui ketika melakukan tes, sehingga ketika ada yang terkonfirmasi positif maka segera dilakukan tracing pada orang yang kontak erat resiko tinggi (KERT), kemudian di treatmen.”Kita telah melakukan swab di beberapa SKPD dan ada yang positif dan saya telah menginstrukan kepada Kadis Kesehatan untuk melakukan tracing yang KERT di SKPD ini wajib, semua harus melakukan tes tidak ada yang terkecuali dan saya sudah mengawali untuk tes swab waktu lalu saya yang pertama di swab dan kita semua harus tetap waspada karena di kantor kita interaksi dengan rekan kerja, di rumah berinteraksi dengan istri, suami, anak anak dan orang orang tua, kalau kita tidak mau diperiksa maka kasihan keluarga yang di rumah,”terang Talumepa.

Talumepa menegaskan, kepala SKPD jika ada pejabat atau staf yang tidak mau diperiksa segera dilaporkan.” Hanya kita yang dapat memutus rantai penularanya jadi harus dimulai dari diri kita sendiri.Mudah mudahan hasil tes nanti tidak bertambah lagi makanya kita harus menjaga diri dan mematuhi protokol penangan COVID-19.Selanjutnya kita sekarang sudah ada pagu definitif tahun anggaran 2021 oleh karena itu TAPD nanti akan melakukan pembahasan terkait dengan anggaran 2021 yang akan di breakdown kesetiap SKPD dituangkan dalan rencana kerja dan RKA tentu sesuai dengan kebutuhan,”pungkas Talumepa sambil mengingatkan PNS untuk tetap mematuhi protokol kesehatan.

(Redaksi)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkini