oleh

DKP Minahasa Larang Gunakan Jaring Soma

-Tondano-91 views

MINAHASA, SwaraRakyat.co – Guna mengantisipasi perkembangan kegiatan penangkapan ikan di danau Tondano dengan mengunakan jaring angkat/ lift net, yang bagi masyarakat sekitar danau disebut Soma. Maka Pemerintah Kabupaten Minahasa melalui Dinas Kelautan dan Perikanan kabupaten Minahasa mengeluarkan Surat Pemberitahuan.

Dalam surat edaran tertanggal 22 Februari 2021, perihal pemberitahuan alat tangkap jaring angkat di perairan danau Tondano, dimana surat edaran ini ditujukan bagi Camat, Lurah dan Kepala desa diseputaran danau Tondano, untuk menyampaikan kepada masyarakat.

Dimana isi surat yang dimaksud adalah memperhatikan perkembangan kegiatan penangkapan ikan didanau tondano dengan mengunakan jaring angkat/lif net,(oleh masyarakat setempat disebut soma petaan), dengan ini disampaikan beberapa hal:

1. Berdasarkan peraturan menteri kelautan dan perikanan no.29 tahun 2016 tebtang pedoman penyusunan rencana pengelolaan perikanan dibidang penangkapan ikan untuk perairan darat bab 2 ayat 8 huruf d.

2. Berdasarkan Instruksi Bupati Minahasa No.12 tahun 2020 tentang pelestarian sungai dan danau serta larangan pengunaan badan sungai dan danau untuk kegiatan budidaya tanaman air dan pengunaan jaring didanau yang menghambat pengangkatan eceng gondok.

3.Berdasarkan kondisi di danau tondano dimana semakin bertambahnya, pengunaan jaring angkat oleh nelayan, telah menyebabkan exploitasi berlebihan dan degradasi populasi ikan dan mengancam sumber daya ikan.

4. Melarang Pengunaan Jaring Angkat dalam bentuk apapun untuk kegiatan penangkapan ikan didanau Tondano termasuk pengunaan cahaya lampu untuk penangkapan ikan nike.

5. Ketentuan ini berlaku sejak penerbitan surat pemberitahuan ini.

6. Dimintakan kerjasama dari Camat,Lurah, Kepala Desa untuk menyampaikan kepada seluruh masyarakat diwiyah masing-masing.

Adapun surat pemberitahuan ini disampaikan oleh Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Minahasa yang ditanda tangani oleh Kepala dinas Ir Lendy Aruperes.

(HERS)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkini