oleh

Bupati Sehan Landjar Khotib Ibadah Sholat Idul Adha 1441 H

-Boltim-32 views

BOLTIM, SwaraRakyat.co – Bupati Bolaang Mongondow Timur (Boltim) Sehan Landjar menjadi Khotib Ibadah Sholat Hari Raya Idul Adha 10 Djuhijjah 1441 H di Masjid Babul Jannah Desa Tutuyan III, Jumat (31/07/20). Dalam khutbah Bupati menyampaikan bahwa Hari Raya Idul Adha tahun ini berbeda dengan suasana pada tahun tahun sebelumnya, dimana saat ini kita dan bahkan dunia masih dalam suasana pandemi COVD-19, sementara dibeberapa daerah masih terjadi peningkatan kasus terpapar. Sehinggah ada daerah yang ditetapkan sebagai zona merah dan di terapkan PSBB.

“Bagi daerah yang di tetapkan sebagai zona hijau atau aman dari COVID-19 bisa melaksanakan aktivitas namun tetap dengan prosedur protokol kesehatan. Kita berharap semoga segala jerih payah yang telah dilakukan oleh seluruh masyarakat dan aparat pemerintah dalam menangani COVID-19 akan mendapat pertolongan dari Allah SWT,” bupati.

Menurutnya,wabah atau virus mematikan seperti COVID-19 ini pernah juga terjadi pada zaman Khalifah Umar Bin Khatab,  yang disebut pada waktu itu adalah wabah, virus atau Ta’un.

“Dan itu suatu cobaan yang Allah berikan yang menjadi pelajaran bagi kita semua. Virus korona adalah mahluk Allah SWT untuk menguji kita manusia untuk menyadarkan kita manusia dari kesombongan dan rasa mampu mengatasinya. Sehingga, hari ini kita semestinya bersyukur dan memanjatkan doa, berdzikir sehingga dalam kelemahan kita tetap diberi kesehatan, kekuatan untuk menghadapi segala cobaan dan diampuni segala dosa yang telah kita perbuat. Dalam sejarah Islam tahun Hijriah adalah tahun yang paling bersejarah dalam pelaksanaan ibadah yakni yang pertama pelaksanaan ibadah haji menjadi kewajiban bagi umat Muhmmad SAW, dan pelaksanaan qurban. Bagi kita manuasia seakan-akan hanya orang kaya dan mempunyai kedudukan yang wajib berkurban, padahal kita juga mampu, orang yang mampu namun tidak melaksanakan qurban diharamkan baginya untuk menginjakkan kakinya di mesjid dan sholat idul adha. Bagi kaum muslimin yang mampu dan sehat diwajibkan melaksanakan ibadah haji, walaupun memang jemaah haji tahun ini di batasi,” terangnya.

Dimasa pandemi ini,kata Bupati perlu ikhtiar agar terhindar dari wabah yang dapat mencelakakan diri kita. “Saya ingin sampaikan bahwa kita perlu hati hati dimasa pandemi ini namun tidak perlu terlalu takut, perlu ikhtiar agar kita terhindar dari wabah yang dapat mencelakakan diri kita,”ucap Bupati.

Pelaksanaan Sholat Idul Adha Tahun ini menggunakan Protokol Kesehatan dengan memakai masker dan menjaga jarak. Sementara itu, Wakil Bupati Rusdi Gumalangit melaksanakan Sholat Idul Adha di Kecamatan Modayag Barat, sementara Ketua TP-PKK Boltim sholat di mesjid desa Togid kecamatan Tutuyan.

Sekedar diketahui hewan qurban yang tercatat di Bagian Setda pada tahun 1441 Hijriah ini berjumlah 42 ekor belum termasuk yang ada di kecamatan dan Desa karena laporannya belum masuk. masing-masing: 10 ekor sapi dari Pemda Boltim, 1 dari Bank SulutGo, 6 dari PT. ASA, 7 Dewan Mesjid Provinsi, 18 dari Bupati Sehan Landjar dan keluarga.Hewan qurban ini selanjutnya akan dibagikan ke desa-desa yang ada di Boltim.Jumlah hewan qurban pada tahun ini sedikit berkurang dari pada tahun lalu akibat dari pandemi COVD-19.

(Redaksi)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkini