oleh

Bekas TPA Sampah di Manembo Diubah Jadi Taman Dan Jalur Hijau

LANGOWAN SELATAN, SwaraRakyat.co – Langkah cerdas dalam menghargai lingkungan alam ditunjukan sejumlah pejabat Pemkab Minahasa berasal dari Langowan. Dimana melalui aksinya kepeduliannya terhadap lingkungan alam diadakan kerja bakti dengan mengubah lokasi Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Sampah, di Desa Manembo, Kecamatan Langowan Selatan, menjadi taman dan jalur hijau, Jumat (26/02/21).

Kegiatan yang dipimpin Camat Langowan Selatan Donald Lumingkewas, STP dan Sekcam Yoke Moniung S.Sos dan jajarannya, dihadiri oleh Asisten II Pemkab Minahasa Ir Wenny Talumewo, Kadis Pariwisata dan Kebudayaan Minahasa Drs Teddy Sumual, dan Kadis Perikanan dan Kelautan Minahasa Ir Lendy Aruperes, serta Camat Langowan Utara Dra Yenny Palit dan ketua P3KL yang juga wartawan senior Jeffry Pay.

Camat Langowan Selatan Donald Lumingkewas, mengatakan diubahnya Tempat Pembuangan Sampah, sebagai wujud kepedulian terhadap lingkungan hidup.

“Hal ini sekaligus juga untuk mendukung Langowan Selatan sebagai salah satu destinasi pariwisata, di Langowan, ” kata Lumingkewas.

Sebagaimana diketahui lokasi Tempat Pembuangan Sampah tersebut sudah ditutup, mengingat lokasinya yang kurang memadai. Untuk itu pihaknya mengharapkan agar tidak ada lagi warga yang membuang sampah di lokasi tersebut.

Adapun kegiatan yang dilakukan ini, disambut baik oleh beberapa pejabat Pemkab Minahasa diantaranya Asisten II Wenny Talumewo bersama Kadis Pariwisata dan Kebudayaan Teddy Sumual, serta Kadis Perikanan dan Kelautan Lendy Aruperes.

“Pada intinya, Pemkab Minahasa mendukung upaya tersebut, untuk menata Langowan menjadi lebih baik. Terutama dalam menyambut Langowan menjadi kota otonom,” Ucap Talumewo yang diamini Aruperes dan Sumual.

Di lokasi tersebut, menurut Camat akan dibuat taman dan resting area. Selain itu, untuk sementara sebagian lokasi ditanami jagung.

Untuk mendukung prasarana tersebut, Wenny Talumewo juga mengusulkan agar dibangun tempat parkir yang memadai, sehingga pengunjung yang singgah di situ merasa nyaman. Sekaligus juga disiapkan fasilitas toilet dan tempat cuci tangan. “Yang jelas harus memenuhi protokol kesehatan,” tegasnya.

Hadir pula dalam acara tersebut, para hukum tua dari 10 desa yang ada di Langowan Selatan, serta seluruh jajaran Pemerintah Kecamatan Langowan Selatan.

(HERS)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkini